27 January 2021 21:19
Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan covid-19 di wilayah Jabodetabek, mengundang reaksi masyarakat. Sejumlah pihak menuding Anies menyerah dalam menghadapi pandemi. Bahkan ada anggota DPRD DKI Jakarta yang menyatakan lebih baik Anies mundur.
Dengan jumlah testing, tracing, treatment (3T) paling mumpuni, benarkah tudingan bahwa Gubernur DKI menyerah melawan pandemi? Lalu bagaimana upaya Gubernur DKI menekan angka penyebaran covid-19 sekaligus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan?