6 August 2020 08:54
Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan bahwa ledakan besar yang mengguncang Beirut diduga berasal dari timbunan 2.750 ton amonium nitrat di gudang pelabuhan. Aoun mengatakan bahwa penimbunan bahan kimia dalam jumlah besar tanpa langkah pengamanan merupakan hal yang tidak dapat diterima.