16 October 2022 17:30
TGIPF menuntut PSSI bertanggung jawab atas peristiwa tragis yang menewaskan 132 suporter di Laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Minggu (1/10/2022). Anggota TGIPF Anton Sanjoyo menegaskan, tragedi Kanjuruhan merupakan kesalahan kolektif, termasuk PSSI di dalamnya, Minggu (16/10/2022).
Anton Sanjoyo mengatakan, TGIPF sudah mengambil langkah dengan meminta pengurus PSSI bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. Ia juga menjelaskan, cara ini bukanlah bentuk intervensi TGIPF terhadap PSSI.
Anton menambahkan, meninggalnya ratusan suporter tentu tidak dapat dibiarkan dan dilupakan begitu saja. Perlu adanya langkah konkret dengan perbaikan secara menyeluruh agar sepak bola Indonesia tidak terus menerus menelan korban jiwa. Anton menilai, tragedi Kanjuruhan ini merupakan momen yang tepat untuk merombak sepak bola nasional.
"132 orang yang mati itu tidak boleh sia-sia, mereka harus menjadi martir bagi perubahan sepak bola nasional," ucap Anton Sanjoyo, Minggu (16/10/2022).