6 October 2022 10:17
Menurut Markas Besar Staf Gabungan Korsel, penembakan rudal ground-to-ground missile (GGM) ke Laut Timur oleh Korsel dan Amerika Serikat (AS), Rabu (5/9/2022) melibatkan 4 rudal Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS). Salah satu rudal jatuh tidak lama setelah diluncurkan, namun tidak menimbulkan korban. Mereka menyatakan bahwa latihan tembakan langsung dirancang untuk menunjukkan kemampuan serangan presisi terhadap Korut.
Seperti diketahui, pada hari Selasa lalu Korut meluncurkan rudal balistik ke perairan timur Semenanjung Korea, dan itu adalah rudal balistik ke-5 yang diluncurkan Korut dalam 10 hari terakhir. Rudal tersebut terbang di atas wilayah Jepang dan bisa mencapai wilayah AS di Guam dan sekitarnya, hingga memaksa pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan evakuasi.
Beberapa ahli melihat peluncuran tersebut sebagai demonstrasi senjata paling provokatif oleh Korea Utara dalam tahun ini.