Iran Tinjau Potensi Negosiasi Nuklir dengan AS

4 February 2026 14:56

Republik Islam Iran menyatakan sedang meninjau potensi negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat (AS) yang rencananya akan dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026, di Istanbul, Turki. Dimulainya proses negosiasi ini berdasarkan arahan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Iran dalam posisi siaga saat ini, lantaran AS sering kali melanggar janji dan kontradiktif. Termasuk pada Juni 2025 lalu, ketika Zionis Israel dan AS menyerang Iran. 

Selain itu, Iran membuktikan keteguhannya mengadopsi pendekatan diplomatik untuk kepentingan nasional dan melindungi perdamaian di kawasan. Namun AS selalu melanggar. 

“Terkait kerangka kerja negosiasi, kami sedang melakukan berbagai kajian dan mempertimbangkan berbagai aspek serta sudut pandang dari permasalahan ini.” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran, Esmaeil Baghael, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu, 4 Februari 2026.
 

Baca juga: Israel Dorong AS Serang Iran, Trump Masih Ragu


Pada saat yang sama, Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman terhadap Iran, dengan menyatakan AS mengerahkan armada tempurnya ke Teluk Persia, bahkan Trump mengklaim kekuatan militer itu lebih besar daripada yang dikerahkan untuk menyerang Venezuela. 

“Kami mengerahkan kekuatan yang sangat besar ke sana, sama seperti yang kami lakukan di Venezuela, bahkan lebih besar.” ucap Trump.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)