.,

Pascabanjir, Pengungsi Tanah Datar Kembali ke Rumah yang Rusak

Amfreizer • 15 December 2025 11:57

Salah seorang korban banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), tidak menyangka rumahnya berantakan tertimbun lumpur dan juga bebatuan. Namun, ia tetap bersyukur rumahnya hanya rusak, sementara rumah tetangganya habis tak bersisa.

Pria paruh baya korban banjir itu bernama Tanwir Datuak Rajo Pahlawan, tak menyangka saat pulang dari pengungsian di daerah Batu Taba. Ia melihat kondisi rumahnya yang sudah berantakan tertimbun bebatuan. 

Menurut Tanwir, banjar bandang yang terjadi di Padang Laweh, Kabupaten Tanah Datar pada akhir November 2025, memang tidak datang sekaligus. Akan tetapi hujan lebat yang kemudian mengguyur Sumbar selama dua hari lebih, menyebabkan tanah longsor dan banjir di hampir seluruh wilayah Sumbar. 

Sedikitnya ada tujuh titik longsoran dan banjir bandang yang terparah terjadi di aliran sungai yang berada di dekat rumahnya.


Ia menceritakan bahwa ketika banjir menerjang wilayahnya, masyarakat tengah menunaikan ibadah salat Jumat "Kebetulan waktu Jumat itulah yang banyak ini datangnya," ujarnya. 

Namun, Tanwir tetap bersyukur karena tidak ada anggota keluarganya yang jadi korban. Seluruh keluarga Tanwir telah mengungsi karena ia sebelumnya juga telah diperingatkan oleh sang anak terkait potensi bencana yang melanda Tanah Datar. 

Kini, Tanwir berharap datangnya bantuan dari pemerintah, seperti alat berat untuk mengangkat bebatuan dan tumpukan tanah yang menimbun rumahnya. "Kalau tenaga manual manusia barangkali gak memadai," tuturnya.


(Nada Nisria)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)