9 December 2025 02:16
Gelaran Pagar Alam Coffee Festival 2025 berlangsung meriah di Lapangan Merdeka, Kota Pagar Alam. Festival ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Pagar Alam yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan mempromosikan kopi daerah.
Kota Pagar Alam, yang terletak di kaki Gunung Dempo nan subur, menyajikan kombinasi sempurna antara aroma kopi terbaik dan semangat olahraga.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, serta para kepala daerah di Sumatera Selatan membuka acara tersebut. Festival ini menjadi etalase megah bagi kekayaan komoditas andalan Bumi Besemah.
Cicipi Kopi Raden Kuning yang Mendunia
Dalam kunjungannya, Gubernur Herman Deru meninjau stan, berinteraksi dengan petani, dan mencicipi berbagai jenis kopi, termasuk varian asli Kopi Raden Kuning yang telah mendunia.
"Kopi Raden Kuning berjenis Arabika. Alhamdulillah, untuk saat ini kopi Pagar Alam sudah dikenal sampai Eropa. Tanggal 19 ini, insyaallah kami akan melakukan ekspor perdana melalui Koperasi Merah Putih ke Australia," jelas Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah.
Selain menikmati kopi, Gubernur Herman Deru juga ikut memeriahkan suasana dengan mengikuti perlombaan olahraga rekreasi, seperti egrang dan bakiak.
Ribuan Pelari Ramaikan Sriwijaya Dempo Run
Selain festival kopi, semangat olahraga juga terasa dalam ajang Sriwijaya Dempo Run 2025. Pesta olahraga akbar ini dimulai dengan senam bugar massal yang diikuti ribuan masyarakat di Alun-alun Utara Pemkot Pagar Alam. Ribuan pelari dari berbagai provinsi turut ambil bagian dalam lomba lari bergengsi ini.
Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta yang mencapai 5.000 orang. Menurutnya, hal ini berdampak positif bagi ekonomi lokal.
"Pesertanya membawa keluarganya, membawa cerita baik. Kita hari ini puncaknya 5.000 peserta, dan tentu ini akan menggulirkan ekonomi di kota ini. UMKM, okupansi hotel, dan homestay bergerak," ujar Herman Deru.
Namun, ia juga mengingatkan tantangan besar bagi Pagar Alam untuk menjaga kelestarian alamnya.
"Satu, dia harus menjaga kelestarian alamnya. Tidak boleh diubah, bahkan harus ditingkatkan kesejukannya dengan pepohonan. Jangan sampai ada perambahan. Jika tidak terkelola, akan jadi bencana," pesannya.
Acara semakin meriah dengan adanya doorprize fantastis berupa satu unit mobil bagi peserta yang beruntung. Keberhasilan dua event besar ini memperkuat citra Pagar Alam sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan.