Madinah: Menjelang berakhirnya operasional haji yang tinggal kurang dari lima hari, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memperkuat pelayanan dan pendampingan bagi jemaah Indonesia di Madinah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan baik sekaligus mempersiapkan kepulangan ke Tanah Air.
Pembimbing ibadah dari PPIH pusat maupun petugas kloter secara rutin memberikan edukasi dan motivasi kepada jemaah. Salah satu pesan yang terus disampaikan adalah agar jemaah tidak memaksakan diri mengejar ibadah Arbain apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di tengah cuaca panas ekstrem yang masih melanda Madinah.
Meski
operasional haji memasuki fase akhir, para pembimbing ibadah sektor tetap aktif melakukan visitasi ke berbagai kelompok terbang (kloter). Kegiatan tersebut bertujuan memetakan kebutuhan jemaah sekaligus memastikan pelayanan berjalan optimal hingga masa pemulangan.
Petugas Pembimbing Ibadah Sektor 5 Daker Madinah, Nunung Khoiriyah, mengatakan pendampingan menjadi semakin penting karena mayoritas jemaah Indonesia merupakan perempuan dan sebagian lainnya merupakan kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kita ini, jemaah haji, ada 55 persen perempuan. Dan di antaranya sekitar 25 persen adalah lansia. Lansia merupakan salah satu kelompok jemaah yang perlu mendapatkan perhatian, baik kebutuhan pendampingan maupun fasilitas seperti kursi roda,” ujar Nunung.
Menurutnya, kegiatan visitasi menjadi sarana koordinasi antara pembimbing
ibadah dan petugas kloter untuk mengidentifikasi kebutuhan jemaah di lapangan, termasuk layanan bagi lansia dan pengguna kursi roda.
“Ketika kebutuhan-kebutuhan itu dikomunikasikan dan dikoordinasikan, maka bisa dibantu oleh PPIH Arab Saudi, termasuk terkait mekanisme pelayanan bagi jemaah yang menggunakan kursi roda,” tambahnya.
Di sisi lain, petugas rombongan juga mulai mempersiapkan fase pemulangan jemaah. Salah satu perhatian utama adalah mengantisipasi kelebihan bagasi akibat meningkatnya aktivitas belanja jemaah menjelang kepulangan.
PPIH berharap penguatan layanan dan edukasi yang terus dilakukan hingga akhir
operasional haji dapat membantu jemaah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, menjaga kondisi kesehatan, serta kembali ke Indonesia dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur.