Jakarta: Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menyisakan duka sekaligus memunculkan sejumlah pertanyaan. Selain proses pencarian korban yang masih berlangsung, penyelidikan juga mengungkap dugaan ketidaksesuaian manifest penumpang hingga indikasi kapal mengangkut muatan melebihi kapasitas.
Deretan Fakta Terbaru Tenggelamnya KM Nurul Salsa
Berikut fakta-fakta terbaru yang terungkap dari insiden tersebut.
1. Kronologi Tenggelamnya KM Nurul Salsa
KM Nurul Salsa dilaporkan tenggelam pada 15 Juli 2026 saat berlayar dari Pulau Jampea menuju Selayar. Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin ketika berada di perairan barat Pulau Polassi. Kondisi semakin memburuk akibat cuaca ekstrem yang disertai gelombang tinggi dan angin kencang. Pompa penyedot air di kapal juga dilaporkan mengalami kerusakan. Akibatnya, air terus masuk ke dalam kapal hingga akhirnya kapal terbalik dan tenggelam.
2. Pencarian Korban Masih Berlangsung
Memasuki hari keenam operasi pencarian, tim SAR gabungan masih terus menyisir lokasi kejadian. Area pencarian diperluas hingga sekitar 1.980 nautical mile dan dibagi ke dalam enam sektor. Operasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari kapal SAR, kapal TNI AL, hingga pesawat dari Lanud Hasanuddin.
Dari total 78 penumpang, sebanyak 59 orang berhasil diselamatkan, satu orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 18 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
3. Dugaan Manifest Penumpang Tidak Sesuai
Di tengah proses evakuasi, penyidik menemukan dugaan ketidaksesuaian data manifest penumpang. Berdasarkan data sementara, manifest resmi hanya mencatat 45 penumpang. Namun, kapal diketahui mengangkut 78 orang, sehingga terdapat 33 penumpang yang diduga tidak tercantum dalam daftar resmi. Temuan tersebut kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat.
4. Polisi Selidiki Dugaan Overkapasitas
Selain manifest, polisi juga mendalami dugaan kapal beroperasi melebihi kapasitas.
KM Nurul Salsa diketahui membawa sekitar 17 ton bahan pokok serta empat unit sepeda motor. Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, penyidik telah meminta keterangan dari nakhoda, anak buah kapal (ABK), penumpang yang selamat, hingga keluarga korban.
Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab tenggelamnya kapal sekaligus menjadi bahan evaluasi agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Nah, tragedi
KM Nurul Salsa menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran, mulai dari ketepatan data manifest, kepatuhan terhadap kapasitas kapal, hingga kesiapan menghadapi cuaca buruk. Sementara proses pencarian korban masih terus dilakukan, publik tentu berharap seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dan penyebab pasti kecelakaan ini segera terungkap.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Odetta Aisha Amrullah)