Usai Sepekan Bergejolak, Harga Emas Dunia Stabil di Atas USD5.000

16 February 2026 16:50

Jakarta: Harga emas dunia kini stabil berada di atas USD5.000 setelah sempat bergejolak dalam sepekan terakhir. Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari kondisi ekonomi, pergerakan dolar Amerika Serikat (AS), hingga ketidakpastian di pasar keuangan internasional.

Berdasarkan data refinitiv, pada Senin, 16 Februari 2026 harga emas tercatat di level USD5.027 per troy ons, melemah sekitar 0,29 persen. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Februari 2026 harga emas berada di posisi USD5.042 per troy ons atau menguat hingga 2,5 persen.

Sementara itu, harga emas sempat merosot sekitar 3,1 persen pada Kamis pekan lalu. Secara keseluruhan, sepanjang pekan tersebut harga emas turun 0,56 persen dan sekaligus menghentikan tren penguatan yang telah berlangsung selama dua pekan berturut-turut.
 

Baca Juga: Simak! Ini Rincian Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian

Pergerakannya pun sangat volatile atau bergejolak, yang berarti harga bergerak naik dan turun secara cepat dalam waktu singkat. Dalam waktu lima hari perdagangan, harga emas tercatat naik tiga kali dan turun dua kali, bahkan sempat melemah hingga menyentuh level USD4,9 ribu per troy ons.

Harga emas volatile pada pekan lalu dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik serta ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan bank sentral. Di sisi lain, CME Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka emas dan perak sebagai upaya meredam gejolak harga. 

Meski sempat terjadi tekanan dan fluktuasi signifikan, permintaan fisik emas tetap kuat terutama dari India dan China, sehingga membantu menyeimbangkan aktivitas perdagangan spekulatif.


(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)