Hampir 2 Meter, Banjir Karangligar Karawang Tak Kunjung Surut

22 January 2026 14:58

Banjir meluap dari Sungai Citarum dan Cibeet masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) hingga kini banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, belum surut. Ketinggian air masih mencapai sekitar dua meter.

Ratusan rumah terendam banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Cibeet. Meskipun beberapa wilayah mulai mengalami penurunan permukaan air secara perlahan, ketinggian air di beberapa titik masih melebihi 2 meter.

Data dari BPBD Karawang menunjukkan bahwa saat ini enam kecamatan masih terdampak banjir dengan ribuan rumah yang tersebar di 17 desa. Banjir melanda Kabupaten Karawang sejak Minggu, 18 Januari 2026,  dini hari.
 



Luapan air dari Sungai Citarum dan Cibeet menjadi penyebab utama banjir ini. Sementara itu, ketinggian air yang merendam Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Teluk Jambe Barat mencapai 50 sentimeter (cm).

Banjir juga merendam bangunan sekolah dasar Karang 2. Kondisi ini memaksa seluruh pelajar di kedua sekolah untuk belajar dari rumah atau melalui sistem daring.

Memasuki hari kelima, banjir yang merendam sejumlah kecamatan di Karawang mulai surut secara perlahan. Namun banjir di Desa Karangligar belum surut.

Kondisi tersebut disebabkan karena wilayah tersebut memiliki kontur tanah yang lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya.

Karawang diguyur hujan kembali sejak Kamis, 22 Januari 2026. Warga pengungsi didominasi oleh wanita dan anak-anak. Sebagian warga laki-laki kerap kembali ke rumah untuk memeriksa harta benda mereka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)