Antisipasi Abu Anak Krakatau, Warga di Kawasan Bundaran HI Mulai Disiplin Bermasker

7 September 2026 10:24

Sebaran abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau telah mencapai sebagian wilayah Provinsi DKI Jakarta. Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan sejumlah instruksi darurat, mulai dari pembatasan aktivitas di luar ruangan hingga kewajiban penggunaan masker bagi warga yang terpaksa beraktivitas.

Berdasarkan pantauan Jurnalis Metro TV, Thiyya Iskandar, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Senin 7 September 2026 pagi, mobilitas masyarakat secara umum masih berjalan normal. Mayoritas warga baik pejalan kaki, pengguna transportasi publik, maupun pengendara kendaraan bermotor telah mengenakan masker sebagai bentuk perlindungan diri dari paparan partikel debu vulkanik.

Kondisi jalanan pagi ini juga terpantau sepi dari aktivitas pelajar. Hal ini sejalan dengan kebijakan terbaru Pemprov DKI Jakarta yang resmi memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar daring bagi seluruh tingkatan pendidikan, mulai dari PAUD hingga jenjang SMA/sederajat, terhitung sejak 7 September 2026 hingga batas waktu yang akan dievaluasi lebih lanjut.
 



Selain kewajiban bermasker dan penerapan PJJ, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah menerbitkan edaran berisi langkah mitigasi mandiri. Warga diimbau untuk segera menutup jendela rapat-rapat, melindungi saluran air dan ventilasi udara, serta membersihkan endapan abu vulkanik di area rumah dengan cara dibasahi air terlebih dahulu agar debu tidak berterbangan.

Di tengah imbauan kewajiban pemakaian masker, sejumlah warga yang hendak berangkat bekerja mengeluhkan mulai sulitnya mengakses dan membeli masker di pasaran. Warga berharap pemerintah segera turun tangan memastikan ketersediaan masker dengan harga normal.

Merespons kebutuhan mendesak tersebut, aparat gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Satpol PP terpantau turun langsung ke jalanan di sekitar Bundaran HI. Petugas membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan yang kedapatan belum menggunakan pelindung pernapasan demi menekan risiko infeksi saluran pernapasan akibat abu vulkanik.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X