Iman Tanpa Syarat

9 March 2026 23:08

Peristiwa Isra Mi'raj merupakan mukjizat besar yang terjadi pada tahun dukacita (Amul Huzni). Perjalanan kilat Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha sempat menjadi bahan olok-olok kaum Quraisy karena dianggap tidak masuk akal. Pada masa itu, perjalanan Makkah ke Palestina membutuhkan waktu lebih dari satu bulan, sementara Nabi menempuhnya hanya dalam sebagian malam.

Namun, keraguan massal itu dipatahkan oleh keteguhan iman Abu Bakar. Ia menegaskan bahwa apa pun yang dikatakan Rasulullah adalah kebenaran, meski mata dan akal manusia sulit menjangkaunya. Atas keyakinan tanpa syarat inilah, Rasulullah memberikan gelar "As-Siddiq" kepada Abu Bakar, menjadikannya orang pertama yang dipercaya dan dijamin masuk surga sebagai pemimpin Khulafaur Rasyidin.

Ustaz Das'ad Latif menekankan bahwa iman tidak selalu harus dibuktikan oleh panca indera. Menurutnya, hakikat beriman adalah meyakini sepenuhnya bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah SWT. Kisah ini menjadi pengingat bagi umat bahwa keyakinan spiritual sering kali melampaui batasan nalar manusia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)