Kisah Inspiratif Syahla, Hafizah 30 Juz yang Bermimpi Melanjutkan Studi ke Mesir

10 March 2026 23:39

Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi seseorang untuk meraih prestasi mulia. Hal ini dibuktikan oleh Syahla Diini Taqia, seorang remaja asal Ciputat yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an di tengah kondisi keluarga yang sederhana.

Syahla, yang merupakan santriwati di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Bait Qur'any, kini tidak hanya menyandang gelar hafizah, tetapi juga memiliki ambisi besar untuk melanjutkan studinya ke Mesir. Tekadnya ini terinspirasi dari kakaknya yang telah lebih dulu mendapatkan beasiswa di 'Negeri Para Ulama' tersebut.

Tumbuh sebagai anak ketiga dari delapan bersaudara, Syahla terbiasa dengan kehidupan yang apa adanya. Ayahnya bekerja sebagai tukang antar durian dengan penghasilan yang tidak menentu, sementara ibunya membantu ekonomi keluarga dengan berjualan bubur kacang hijau. Syahla sendiri kerap membantu ibunya berjualan di sela-sela aktivitasnya.
 

Baca juga: Kisah Nadia Zahra, Penghafal 30 Juz Al-Qur'an Sejak Usia 5 Tahun

Dalam perjalanannya menuntut ilmu, Syahla mengaku sering menghadapi kendala biaya. Ia menceritakan pengalamannya saat tidak bisa mendapatkan kartu ujian atau buku sekolah karena administrasi yang belum terlunasi.

"Aku enggak dapat kartunya karena pas ditanya kata Ibu, 'kamu belum bayar ujian'. Sama misalnya buku sekolah aku enggak dapat, jadi aku pinjam ke kakak kelas yang dulu," ungkap Syahla. Meski demikian, ia tetap gigih dan menganggap semua rintangan tersebut sebagai hal yang biasa untuk dilewati.

Saat ini, selain menjaga hafalannya, Syahla aktif membantu mengajar santri tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Baginya, menghafal Al-Qur'an bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan jalan untuk memberikan kebahagiaan dan pertolongan bagi keluarganya di akhirat kelak.

"Al-Qur'an yang Syahla hafal ini semoga bisa jadi syafaat buat keluarga, bisa jadi penolong, bisa narik Mama, Bapak, adik-adik, kakak-kakak ke surga," tuturnya.

Kisah Syahla menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa potensi dan kegigihan jauh lebih berharga daripada sekedar materi. Meski tantangan biaya hidup di luar negeri membayangi mimpinya ke Mesir, namun hal itu tidak menyurutkan tekadnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)