Kreatif! Guru di Soppeng Sulap Lahan Kosong Jadi Taman Numerasi yang Menyenangkan

26 August 2026 11:27

Keterbatasan fasilitas dan anggaran, guru-guru SDN 140 Masumpu di Desa Watutoa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, berhasil menciptakan inovasi pembelajaran yang unik. Mereka menyulap lahan kosong di samping sekolah menjadi Taman Numerasi sebagai sarana belajar matematika di luar kelas.

Inovasi ini lahir dari inisiatif para guru untuk mengubah kesan matematika yang kaku menjadi aktivitas yang seru melalui berbagai permainan edukatif. Pembangunannya pun dilakukan secara swadaya, di mana para guru mengumpulkan dana sukarela untuk membeli cat dan kebutuhan lainnya guna memperindah taman tersebut.

"Kami sadar bahwa pembelajaran matematika tidak cukup hanya dilaksanakan dalam lingkup kelas. Oleh karena itu, kami coba hadirkan konsep matematika di luar kelas melalui taman ini," ujar guru SDN 140 Masumpu, Agus Supramono, salah satu guru SDN 140 Masumpu, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, 26 Agustus 2026.

Kehadiran Taman Numerasi ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka kini bisa belajar menghitung dan memecahkan masalah sambil bermain di ruang terbuka yang berwarna-warni.

"Senang dengan taman ini karena bisa bermain sambil belajar matematika. Jadi tidak takut lagi dengan matematika," kata salah satu siswa kelas 2, Faiqah Mutia.
 


Kepala SDN 140 Masumpu, Masdana, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para guru. Ia berharap lingkungan sekolah kini menjadi lebih bermakna dan membantu anak-anak lebih mencintai ilmu hitung.

"Saya sangat mengapresiasi Taman Numerasi ini. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar matematika di dalam kelas, tetapi juga menemukan matematika ada di sekitar mereka," ungkap Masdana. 

Semangat gotong royong inilah yang membawa Agus Supramono terpilih untuk berbagi praktik baik dalam ajang Sapa GTK Episode 6 dengan tema '1 Tahun Gerakan Numerasi Nasional'. Agus merupakan sosok guru prestasi yang juga Duta Teknologi Kemendikbud, Google Certified Trainer, serta peraih penghargaan Terbaik 2 Guru SD Transformatif Nasional 2025. Meski berprestasi nasional dan berlatar belakang pendidikan Cum Laude, ia membuktikan bahwa perubahan nyata terkadang justru dimulai dari sebuah lahan kosong di sekolah kecil.

Dari sebuah sudut kecil di Soppeng, guru-guru SDN 140 Masumpu telah membuktikan keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berinovasi. Kini, semangat mereka membutuhkan dukungan lebih luas agar Taman Numerasi terus berkembang. Sebab, membantu sekolah kecil ini bukan hanya membangun sebuah taman, tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak di pelosok untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X