24 November 2025 00:48
Pencarian panjang selama delapan bulan terhadap Alvaro, bocah asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang dilaporkan hilang, berakhir duka. Alvaro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kabar memilukan ini dibenarkan langsung oleh Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam yang mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa sekaligus konfirmasi identitas korban kepada keluarga.
"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam.
Saat ini, jenazah Alvaro telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi guna keperluan penyidikan lebih lanjut.
Isak Tangis Selimuti Rumah Duka
Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Alvaro di Gang Bulin 1, Pesanggrahan. Sejak kabar penemuan jenazah tersiar pada Minggu malam, para tetangga dan kerabat terus berdatangan untuk memanjatkan doa dan memberikan dukungan moral.
Nenek Alvaro tampak sangat terpukul dan tak kuasa menahan tangis saat menerima kenyataan bahwa cucu kesayangannya telah tiada. Sementara itu, ibunda Alvaro diketahui tidak berada di lokasi saat kabar ini datang karena sedang berada di Medan, Sumatera Utara.
Kronologi Kabar Duka
Kakek Alvaro, Tugimin, menceritakan detik-detik saat dirinya menerima kabar tersebut. Ia mengaku baru saja pulang dari Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengurus perkembangan kasus cucunya. Namun, setibanya di dekat rumah, ia mendapat telepon dari cucunya yang lain bahwa polisi sudah menunggu di rumah.
"Saya baru sampai di jalan, ditelepon cucu saya, katanya ada ibu-ibu polisi. Pas sampai rumah, saya salaman sama Ibu Kapolsek. Beliau memberikan kabar bahwa Alvaro sudah diketemukan, namun sudah almarhum," ujar Tugiman dengan nada sedih.
Tugiman menjelaskan bahwa berdasarkan informasi polisi, jenazah cucunya ditemukan di aliran sungai di wilayah Bogor.
"Ditemukannya di Kali Cilalay, daerah Tenjo," tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian belum merinci penyebab kematian maupun detail kondisi jenazah saat ditemukan. Fokus utama saat ini adalah proses identifikasi medis di RS Polri sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.