NEWSTICKER

PPATK Deteksi Aliran Dana Judi Online Capai Rp155 Triliun

14 September 2022 19:26

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana mendeteksi aliran dana fantastis yakni sebanyak Rp155 triliun dari judi online. Dalam transaksi judi online itu PPATK menyebut, banyak pihak yang terlibat mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, ASN, hingga oknum anggota Polisi.

PPATK melaporkan sepanjang 2022 pihaknya menerima laporan terkait transaksi judi online dengan angka yang tak sedikit, yakni mencapai Rp155 triliun lebih. Dari total transaksi itu, sudah ada 312 rekening yang dibekukan, dengan total isi rekening sebanyak Rp836 miliar. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI menyatakan, hasil 139 analisis di antaranya sudah disampaikan kepada aparat penegak hukum.
 
Dari laporan itu, PPATK membeberkan pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi judi online bervariasi. Beberapa di antaranya yakni pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, hingga oknum anggota polisi. 
 
Sebelumnya, PPATK menyatakan pelaku judi online sangat piawai menghilangkan jejak, melalui kemajuan teknologi. Misalnya dengan mengganti situs judi online baru, berpindah dan mengganti rekening, serta menyatukan hasil judi online dengan bisnis yang sah.

PPATK mendorong kolaborasi berbagai pihak dan lintas sektor dalam menangani judi online. Adapun aliran dana terindikasi judi online yang berhasil terpantau, mengalir ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Thailand, Kamboja, dan Filipina. PPATK telah berkoordinasi dengan Lembaga Intelijen Keuangan di negara tersebut.