13 October 2022 09:15
Anggota tim kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Febri Diansyah mengungkap perintah Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer saat pembunuhan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat terjadi. Berdasarkan berkas yang didapatkan, Ferdy Sambo saat itu memerintahkan Richard Eliezer untuk menghajar Yosua, bukan menembak.
Febri memaparkan tiga fase Duren 3 saat pembunuhan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat terjadi. Ia mengatakan kala itu Ferdy Sambo pun terkejut ketika Richard Eliezer justru menembak Yosua. Selain itu, Ferdy Sambo pun sempat meminta ajudannya untuk menelepon ambulans setelah penembakan.
"Pak FS menyebut 'Hajar Chad'. Memang ini tidak bisa dilepaskan dari konteks sebelumnya, kalau dari berkas yang kami pelajari, dari peristiwa di lantai tiga rumah Saguling," jelas Febri.
Febri juga membeberkan awal mula peristiwa penembakan terhadap brigadir J itu. Dia mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo dalam keadaan emosional ketika mendapati pengakuan istrinya, Putri Candrawathi soal peristiwa di Magelang.
Sontak Ferdy Sambo memanggil Bharada E dan Ricky Rizal secara terpisah di rumah pribadinya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan. Saat itu Richard Eliezer dan Ricky Rizal menyaksikan kondisi Ferdy Sambo yang emosional dan menangis.
Febri mengatakan Ferdy Sambo kemudian memberikan klarifikasi ke Brigadir J yang saat itu berada di rumah Duren 3 mengenai peristiwa di Magelang. Pada momen itulah kemudian peristiwa pembunuhan terjadi.