TNI Perkuat Keamanan di Kawasan Freeport Papua Pascaserangan KKB

17 April 2026 13:45

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III meningkatkan status pengamanan di area PT Freeport Indonesia, Papua. Langkah ini diambil guna menjamin stabilitas nasional dan kelancaran aktivitas pembangunan di wilayah tersebut pasca terjadinya serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, meninjau langsung ke sejumlah titik krusial, termasuk Rest Area Mile 50 yang kini berada dalam penjagaan ketat personel TNI. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pos keamanan setelah adanya insiden serangan terhadap karyawan PT Freeport Indonesia pada bulan lalu.

"Pada hari ini saya beserta pejabat utama Kogabwilhan III meyakinkan titik-titik tersebut untuk menjamin pengamanan objek nasional," tegas Letjen TNI Lucky Avianto saat meninjau lokasi.
 

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Diserang KKB saat Patroli di Yahukimo

Sebagai bagian dari langkah antisipasi yang terukur, TNI melakukan modernisasi persenjataan serta peningkatan pengamanan di setiap pos keamanan. Selain penambahan personel, TNI juga menempatkan kendaraan tempur taktis, seperti Panser Anoa, di berbagai titik strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional.

Pengamanan turut diperkuat melalui patroli terpadu pengawasan intensif serta sinergi dengan aparat dan masyarakat setempat.

TNI menegaskan komitmennya untuk melindungi PT Freeport Indonesia sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas). Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan aktivitas ekonomi dan pembangunan di Papua dapat terus berjalan tanpa gangguan, sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Papua secara luas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)