IHSG Menguat Didorong Meredanya Tensi Global

5 August 2026 12:35

Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026 pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) konsisten bergerak di zona hijau, melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya. Hingga pukul 09.42 WIB, IHSG tercatat menguat 0,42 persen ke level 6.345, didorong oleh kombinasi sentimen global yang mereda dan optimisme domestik.

Diplomasi Global Redakan Harga Minyak

Katalis utama penguatan bursa hari ini adalah meredanya ekskalasi ketegangan di Timur Tengah. Langkah Amerika Serikat yang lebih memilih jalur diplomasi ketimbang aksi militer memberikan angin segar bagi bursa global, termasuk Indonesia.

Kondisi ini langsung berimbas pada koreksi harga minyak mentah dunia. Harga minyak jenis Brent turun 1,41% ke level 78,22 dolar AS per barel, sementara WTI terkoreksi 1,89 persen menjadi 74,35 dolar AS per barel. Penurunan beban energi ini menjadi sentimen positif bagi emiten-emiten dalam negeri.
 



Aliran Modal Asing Mulai Masuk

Optimisme pasar semakin kuat dengan kembalinya kepercayaan investor asing. Secara harian, tercatat aksi beli bersih asing mencapai Rp741,19 miliar. Masuknya dana segar ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan pasar modal di bulan Agustus, meskipun secara year to date tekanan jual asing masih cukup tinggi.

Selain faktor geopolitik, pasar juga merespons positif sejumlah data ekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) serta strategi rebalancing portofolio oleh para manajer investasi pada pekan pertama Agustus ini.

Rupiah Menguat

Rupiah berhasil terapresiasi 0,46 persen dan kini berada di level Rp17.930 per dolar AS, menguat signifikan dibandingkan penutupan sebelumnya yang masih tertahan di atas level Rp18.000.

Analis memprediksi IHSG hari ini akan bergerak konsolidasi menguat secara terbatas dengan rentang support di 6.254 dan resistance di 6.454. Pelaku pasar kini menantikan rilis kinerja keuangan emiten kuartal II-2026 yang diprediksi akan menjadi penggerak pasar selanjutnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X