BRI Bagi Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah

8 July 2026 08:17

Jakarta: Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Terbuka, BRI memecahkan rekor pembagian dividen terbesar sepanjang sejarah perseroan dengan total mencapai Rp52,1 triliun untuk tahun buku 2025. 

Jumlah ini setara dengan Rp346 persaham atau sekitar 92?ri total laba bersih, yang mana pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan laba tahun berjalan konsolidasi perseroan sebesar Rp57,132 triliun, ini dengan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 56,65 triliun rupiah. Momentum kinerja yang solid ini juga terus berlanjut hingga awal 2026.


Kinerja BRI triwulan 1


Pada triwulan 1 tahun 2026, BRI berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,5 triliun atau ini artinya tumbuh 13,7% secara tahunan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,7% secara year on year atau secara tahunan. Sementara untuk dana pihak ketiga atau DPK tercatat tumbuh 9,4% secara tahunan.  Di tengah fundamental kinerja yang tetap terjaga Direktur Utama BRI Heri Gunardi menegaskan kalau pertumbuhan perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Kemudian tentunya ini mendapatkan apresiasi, yang mana apresiasi terhadap langkah transformatif Bank-Bank BUMN ini juga datang dari Chief Operating Officer atau COO dan antara Dony Oskaria yang menyebut kinerja positif Bank Himbara ini menjadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional terutama melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan juga kerakyatan termasuk industri manufaktur, filirisasi sumber daya alam serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya saing nasional. 


Penguatan kinerja dan percepatan transformasi BRI


Kemudian kita juga akan melihat terkait dengan penguatan kinerja dan juga percepatan transformasi dalam fase baru pengelolaan di bawah Danantara, BRI juga terus memperkuat kinerja dan juga mempercepat transformasi. Ini tercermin dalam sejumlah langkah strategis setidaknya ada 8 langkah strategis yang dilakukan.

Yang pertama terkait dengan pembagian dividen tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp52,1 triliun yang mana capaian ini tidak hanya menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah BRI, tapi ini juga sekaligus mempertegas konsistensi perseroan dalam menjaga profitabilitas menciptakan nilai bagi pemegang saham dan juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Yang kedua terkait dengan transformasi revolution reignite yang mana ini dirancang untuk memperkuat fondasi dari bisnis meningkatkan efisiensi serta memastikan kalau BRI tetap relevan dan juga kompetitif di tengah perubahan lanskap ekonomi dan juga teknologi. Yang ketiga, kita melihat bagaimana rebranding dari BRI yang artinya juga mempertegas posisi satu bank untuk semua.

Yang keempat cost of fund yang turun ke 2,3% yang mencerminkan efisiensi pendanaan yang semakin kuat.

Selanjutnya yang kelima penyeluran KUR BRI yang terbesar yang tembus hingga Rp84,36 triliun. 

Keenam BRI juga memperkuat akses hunian rakyat dengan penyeluran KPP BRI yang tembus Rp9,5 triliun.

Ketujuh DNA kerakyatan tetap kuat yang mana BRI konsisten untuk memperkuat pemberdayaan UMKM dan desa.

Yang terakhir yang mana BRI grup semakin solid entitas anak menyumbang 25,1% laba konsolidasi di bawah supervisi Danantara, yang mana penguatan ekosistem BRI grup tercermin dari kontribusi perusahaan anak yang hingga akhir tribulan 1 tahun 2026 membukukan laba sebesar Rp3,89 triliun atau setara dengan 25,1?ri laba bersih konsolidasi BRI.

Tentunya ke depan BRI akan terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru.

Sumber: BRI

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X