16 September 2026 12:07
Di tengah kepungan asap tebal dan kobaran api yang tak kunjung padam, sosok ini tidak pernah surut untuk melangkah. Namanya Pak Ersland. Ia adalah petugas Damkar BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.
Dari pagi hingga malam berjibaku untuk memadamkan api di sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya. Terik matahari, asap pekat, dan panasnya kobaran api menjadi sahabatnya sehari-hari.
Hari ini Ersland menjadi salah satu dari 91 regu dengan total 500 personel gabungan yang diterjunkan untuk memadamkan karhutla di Palangka Raya.
Dari pagi buta hingga malam tiba, ia dan timnya berpindah dari satu titik api ke titik lainnya, berjibaku di garis terdepan.
Tugas ini bukan tanpa risiko, Ersland mengaku pernah dihadapkan pada situasi mencekam ketika api datang dari segala arah dan mengepung dirinya dan rekan-rekan. Angin kencang membuat bara api berterbangan menjadi hambatan utama bagi petugas di lapangan. Namun semangat untuk padamkan api tak pernah padam.
"Melihat ini rumah orang terbakar kami menangis, bukan kami tertawa. Menangis kami gagal menolong padahal kami sudah berusaha. Upaya kita sudah dengan sumber daya yang ada kita bantu tetap terbakar, nah itu yang menurut kami kesedihan kami luar biasa." kata Petugas Damkar BPBD Provinsi Kalteng, Ersland, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 16 September 2026.