Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan kondisi cuaca esktrem di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, menjadi tantangan terbesar dalam operasi pencarian 16 korban tenggelamnya KM Nurul Salsa yang masih hilang. Meski demikian, tim tetap melanjutkan pencarian dengan mengutamakan aspek keselamatan.
"Tantangan yang terbesar saat ini adalah masalah cuaca. Cuaca di perairan Selayar cukup ekstrem," ujar Andi Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis 23 Juli 2026.
Pada hari kesembilan operasi ini, tim memfokuskan penyisiran di kawasan pesisir Kepulauan Sabalana, Kabupaten Pangkajene. Selain itu,
tim SAR gabungan juga mengerahkan kapal RB 022 dari Kantor SAR Mataram untuk menyisir wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (
NTB). Perluasan area ini dilakukan berdasarkan hasil analisis arus laut yang menunjukkan kemungkinan korban terbawa hingga ke perairan tersebut.
Hingga saat ini, dari total 78 penumpang dan awak yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang berhasil ditemukan selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara 16 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim SAR gabungan.