14 August 2026 13:42
Jakarta: Keluarga almarhum pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan mengimbau masyarakat dan rekan sejawat untuk tidak membuat konten, menggunakan foto, maupun menggelar kegiatan yang mengatasnamakan almarhum.
Imbauan tersebut disampaikan ayah kandung Affan, Zulkifli, menyusul adanya informasi mengenai rencana peringatan satu tahun kematian putranya yang tewas tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada 28 Agustus 2025 lalu.
Zulkifli mengatakan keluarga memahami niat rekan-rekan Affan yang ingin mengenang almarhum. Namun, keluarga meminta agar penghormatan kepada Affan cukup dilakukan melalui doa.
“Kami keluarga tidak berkenan foto almarhum, konten-konten tentang almarhum, dan kegiatan apa pun yang mengatasnamakan almarhum,” ujar Zulkifli dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat 14 Agustus 2026.
Ia berharap masyarakat dan rekan sejawat Affan dapat menghormati keputusan keluarga demi ketenangan almarhum.
“Kami berharap kepada rekan-rekan almarhum untuk dapat mengerti dan menghormati keputusan keluarga demi ketenangan almarhum,” katanya.
Zulkifli juga mengimbau agar tidak digelar peringatan satu tahun kematian Affan secara berlebihan. Menurutnya, keluarga lebih mengharapkan doa daripada seremoni publik untuk mengenang almarhum.
“Kami dari pihak keluarga hanya meminta doa kepada rekan-rekan untuk almarhum,” ujar Zulkifli.