19 August 2026 13:16
Ngada: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan relawan menyalurkan bantuan logistik serta peralatan darurat ke sejumlah wilayah terdampak gempa magnitudo 7,7 di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak, termasuk Rumah Sakit Pratama dan Puskesmas Riung di Kabupaten Ngada. Sejumlah bagian bangunan fasilitas kesehatan mengalami kerusakan sehingga sebagian pasien terpaksa dirawat di luar gedung.
Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan di masing-masing lokasi. Petugas juga masih melakukan asesmen untuk mendata kerusakan serta kebutuhan warga terdampak.
BNPB memastikan bantuan terus disalurkan bersama berbagai unsur di lapangan untuk mendukung penanganan selama masa darurat.
Suharyanto mengatakan warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang tidak perlu direlokasi. Pemerintah daerah akan mendata tingkat kerusakan untuk menentukan penanganan selanjutnya.
"Pak Wakil Bupati akan segera mendata mana yang masuk rusak ringan, mana yang masuk rusak sedang," ujar Suharyanto dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 19 Agustus 2026.
Sementara warga yang rumahnya hancur dan tidak dapat dihuni akan mendapatkan tempat tinggal sementara.
"Nah yang rumahnya hancur, sementara tidak bisa tinggal di rumahnya, tahap pertama tinggal di tenda. Tendanya tentu saja yang bagus. Tidak lama-lama di tenda," katanya.
Selain menyalurkan bantuan, petugas mengimbau warga tidak memasuki bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas selama proses penanganan darurat berlangsung.