7 February 2026 15:56
Forum Mahasiswa Madura (Formad) Jabodetabek menggelar kelas literasi dan seminar nasional bertajuk 'Merawat Nalar, Merayakan Gagasan' di Ruang Fraksi Partai NasDem DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian agenda nasional Formad yang menekankan pentingnya daya kritis mahasiswa di tengah banjir informasi.
Kegiatan literasi ini mendapat dukungan penuh dari Fraksi Partai NasDem DPR RI. Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Willly Aditya, menegaskan bahwa literasi merupakan soft skill penting di era tsunami informasi, agar masyarakat, khususnya mahasiswa, tidak mudah menelan hoaks tanpa proses berpikir kritis.
“Tidak semua orang terdidik otomatis berpikir kritis. Berpikir kritis itu soal kebiasaan bertanya, keberanian berargumentasi berbasis data, fakta, teori, dan logika. Hari ini hoaks sering kali lebih laku daripada kebenaran,” ungkap Willy.
Melalui kelas literasi ini, peserta dibekali pemahaman tentang merawat akal sehat, berpikir kritis, serta pelatihan menulis populer dan ilmiah. Workshop menghadirkan akademisi dan praktisi yang membimbing mahasiswa mengolah fakta, data, dan teori menjadi karya tulis yang bertanggung jawab.
“Menulis itu bukan sekadar mata kuliah. Di ujung kuliah ada skripsi, tapi kebiasaan menulis tidak otomatis terbentuk. Karena itu kami libatkan akademisi dan praktisi agar mahasiswa punya kecakapan yang utuh,” jelasnya.
| Baca juga: Viktor Laiskodat: Literasi Membangun Harapan dan Nalar Kritis |