Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terkendala Cuaca Buruk dan Kabut Tebal

28 January 2026 23:18

Proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga kini masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun, cuaca buruk dan medan yang sulit menjadi kendala utama dalam upaya pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.

Untuk memaksimalkan pencarian, tim SAR membagi area terdampak longsor ke dalam lima worksite, di antaranya sektor A1, A2, A3, serta B1 dan B2. Pembagian sektor ini dilakukan agar seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Tim SAR membagi area longsoran berdasarkan alur material longsor, mulai dari mahkota hingga lidah longsoran, yang dipisahkan oleh aliran sungai kecil. Area di sisi kanan ditetapkan sebagai sektor A, sementara sisi kiri menjadi sektor B.
 

Baca juga: Update SAR Longsor Cisarua, Dua Body Pack Ditemukan Hari Ini

Meski demikian, proses evakuasi kerap terhambat oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sering mengguyur lokasi bencana, bahkan disertai kabut tebal yang membatasi jarak pandang.

Pada hari kelima pencarian, proses evakuasi sempat dihentikan sementara akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan personel SAR karena jarak pandang yang sangat terbatas.

“Tim SAR gabungan tidak bisa melaksanakan kegiatan pada malam hari karena sudut pandang sangat terbatas,” ujar salah satu perwakilan tim SAR.

Hingga saat ini, 48 jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi, sementara puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi cuaca di lokasi bencana.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)