Persiapan Mental Jadi Tantangan Besar Agnes Rahajeng Menuju Miss Supranational 2026

13 June 2026 16:26

Setelah dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng kini tengah mempersiapkan diri untuk membawa nama Indonesia ke ajang kecantikan internasional Miss Supranational 2026 yang akan digelar di Polandia.

Perempuan asal Banten tersebut mengaku menjalani berbagai persiapan intensif menjelang keberangkatannya. Tak hanya mengasah kemampuan di atas panggung, Agnes juga fokus membangun kesiapan mental agar mampu tampil maksimal sebagai representasi Indonesia.

"Persiapannya sangat padat. Tentunya enggak hanya mempersiapkan fisik tapi juga mental," ujar Agnes dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 13 Juni 2026. 

Agnes menjelaskan, sejumlah latihan yang dijalaninya meliputi public speaking, catwalk, hingga persiapan bakat yang akan ditampilkan pada kompetisi internasional tersebut. Namun menurutnya, tantangan terbesar justru terletak pada kesiapan mental.

"Yang paling perlu dilatih mental sih Kak. Bagaimana untuk tetap waras, bagaimana untuk tetap fokus ke tujuan, bagaimana saya bisa mempresentasikan Indonesia sebaik mungkin," katanya.

Sebagai Puteri Indonesia 2026, Agnes tidak hanya membawa misi untuk meraih prestasi di panggung dunia. Ia juga ingin memperkenalkan advokasi yang selama ini menjadi fokusnya, yakni sustainable fashion dan pendidikan.

Melalui gerakan sosial yang dibangunnya bernama Rahajeng Closet, Agnes mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi produk fashion sekaligus membantu anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.

Menurut Agnes, pesan tersebut akan tetap menjadi bagian penting yang dibawanya ke Miss Supranational 2026.

"Advokasinya sama Kak sebenarnya, tetap di Rahajeng Closet. Specifically for the stage, I do want to talk about education," ujarnya.

Ia berharap langkah sederhana seperti memanfaatkan kembali pakaian layak pakai dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Bagaimana langkah kecil seperti menjual baju preloved itu bisa menjadi pintu untuk anak-anak kita mendapat kesempatan untuk masa depan yang lebih baik," tutur Agnes.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)