Drone Peledak Iran Targetkan Jet Tempur F-18 AS di Yordania

15 July 2026 21:22

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali meluncurkan serangan balasan yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan udara ini secara spesifik menargetkan area penampungan jet tempur F-18.

Dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu 15 Juli 2026, IRGC mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan gelombang serangan fase ketujuh yang diberi nama Operasi Saeqeh. Hal itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah IRIB, 

Dalam operasi tersebut, armada drone atau pesawat nirawak peledak dikerahkan untuk menyasar sejumlah pangkalan militer AS di wilayah negara-negara Teluk, dengan salah satu target utamanya berada di Yordania.
 


Serangan drone ini menghantam area yang menampung jet tempur F-18 serta hanggar peralatan militer berskala besar di Pangkalan Udara Azraq, Yordania. Ini merupakan kali kedua pangkalan tersebut menjadi target serangan militer Iran.

Berdasarkan rekaman visual amatir yang beredar, drone milik Iran tampak melesat dan menghantam area pangkalan militer AS di Azraq.

Menurut keterangan dari otoritas Teheran, serangan terbaru ini dilakukan setelah enam gelombang serangan drone sebelumnya. Langkah ini diklaim sebagai respons tegas atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh pihak Washington serta sejumlah serangan yang menyasar wilayah Iran.

IRGC memberikan peringatan keras bahwa operasi militer balasan semacam ini akan terus berlanjut. Mereka menegaskan, setiap serangan baik yang menyasar wilayah darat, perairan, maupun ruang udara Iran akan mendapatkan balasan yang setimpal.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X