NEWSTICKER

Harga Minyak Goreng Curah Masih Lampaui HET, Pengamat: Alihkan ke Subsidi Minyak Goreng Kemasan Sederhana

1 June 2022 16:08

Sehari setelah subsidinya dicabut, harga minyak goreng curah di berbagai daerah mulai bergerak naik melampaui Rp14 ribu/liter yang merupakan Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski kenaikannya masih tipis tapi perlu diantisipai nasib minyak goreng curah akan sama seperti minyak goreng dalam kemasan premium, yaitu harganya tetap tinggi padahal pasokannya berlimpah.

Pengamat ekonomi Bima Yudhistira menilai keputusan pemerintah mencabut subsidi minyak goreng curah cenderung terburu-buru. Pencabutan subsidi tidak didahului perbaikan sistem distribusi yang selama diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar menjadi lebih melibatkan peran BULOG dan BUMN yang dapat melakukan  pengawasan sekaligus stabilisasi harga di pasar. 

"Bila subsidinya dilepas begitu saja lalu antisipasinya adalah aturan DMO dan HET, akan mengulangi masalah kepatuhan seperti selama ini terjadi. Produsen sekarang sudah menjual di bawah HET, tapi ada rantai distribusi hingga ke pedagang pasar dan konsumen akhir. Di setiap titip distribusi ada margin. Apakah bisa dijamin harga di konsumen bisa pas sesuai HET?" papar Bima.

Menurutnya, sepanjang tidak ada perbaikan sistem distribusi maka harga minyak goreng curah rentan kembali naik. Terlebih potensi kebocorannya mencapai 10?n ada risiko pengemasan ulang oleh oknum distributor untuk dilempar kembali ke pasar sebagai minyak goreng kemasan premium yang harganya jauh lebih tinggi.

"Subsidi masih diperlukan, ubah skemanya menjadi minyak goreng dalam kemasan sederhana. Ini karena selisih harga yang tinggi antara minyak goreng curah dan kemasan premium. Untuk data calon penerima yang tepat sasaran, sudah ada data terpadu dari dinso dan UMKM penerima bantuan ketika pandemi covid-19. Pakai data itu, tinggal masalah pengawasannya," sambung Bima.

Bima memberi apresiasi kepada jajaran TNI, Polri dan pemda yang melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar tradisional setelah subsidi minyak goreng curah dicabut. Hanya saja sidak tidaklah cukup, yang paling mendesak pemerintah lakukan adalah mencari masalah di rantai distribusi yang mengakibatkan harga minyak goreng curah di pasar-pasar tradisional selalu melebihi HET.

"Jangan sampai para pedagang kecil dalam kondisi takut menjual di atas HET padahal harganya dari distributor sudah di atas HET," wantinya.