Festival Palang Pintu Hadirkan 250 UMKM dan Ragam Seni Budaya Betawi

4 October 2026 12:09

Menghabiskan libur akhir pekan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kini tidak hanya sebatas berwisata kuliner atau berkumpul di kafe. Pada 3 hingga 4 Oktober 2026, masyarakat dapat menikmati kentalnya nuansa tradisi sekaligus berbelanja di Festival Palang Pintu ke-17 yang digelar di sepanjang Jalan Kemang Raya.

Tahun ini, festival tersebut menghadirkan sekitar 250 tenan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menawarkan beragam produk. Pengunjung dapat menemukan jajanan tradisional seperti dodol Betawi, kuliner kekinian, pakaian, parfum, produk kreatif lokal, hingga wahana bermain anak.

Selain menjadi wadah pameran dan bazar, festival ini menyuguhkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari tradisi palang pintu, seni tari Betawi, hingga ragam budaya Nusantara lainnya yang berlangsung sejak pukul 08.00 pagi hingga 22.00 WIB.

Ketua Pelaksana Festival Palang Pintu, Husni Mubarok, menjelaskan bahwa gelaran tahunan ini merupakan upaya strategis untuk merawat tradisi sekaligus melibatkan generasi muda secara langsung dalam kepanitiaan.

"Tujuan utamanya adalah untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi. Terkhusus bagi generasi muda, agar mereka lebih giat dan mencintai budayanya sendiri," jelas Husni dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu 4 Oktober 2026.
 


Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan turut menilai positif festival ini karena perannya yang ganda. Selain sebagai ruang pelestarian budaya, kumpulnya ratusan UMKM terbukti efektif dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif, khususnya bagi para pelaku usaha rumahan.

Keberagaman pilihan kuliner dengan harga yang ramah di kantong menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang bersama keluarga. Cecil, salah satu pengunjung festival, mengaku puas dengan berbagai pilihan makanan yang tersedia.

"Untuk harganya di sini masih affordable banget. Jadi aku rekomendasikan buat semua yang posisinya dekat dengan Kemang, bisa mampir untuk cari jajanan yang enak," ungkap Cecil.

Festival Palang Pintu ke-17 bukan hanya sekadar ruang hiburan singkat, melainkan titik temu antara pelestari budaya, penggerak UMKM, dan generasi muda yang terus menghidupkan warisan lokal di tengah modernisasi ibu kota.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X