1 November 2026 12:22
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka menyusul polemik acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia yang digelar di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Raffi mengklarifikasi bahwa kehadirannya dalam acara tersebut murni berstatus sebagai tamu undangan dari pihak penyelenggara, yakni Polda Metro Jaya.
"Saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut. Saya datang dengan niat yang tulus dan iktikad baik tanpa niat merendahkan, apalagi mencederai semangat perjuangan generasi muda. Namun, saya memohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya," ujar Raffi dalam akun Instagram-nya, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu 1 November 2026.
Raffi menyadari bahwa niat baik semata tidak cukup tanpa disertai ketelitian dalam merespons setiap undangan kegiatan. Ia menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi pribadi untuk lebih berhati-hati dalam mengambil langkah dan mencerna informasi di ruang publik.
"Saya menghargai setiap aspirasi, kritik, pandangan, maupun saran yang disampaikan. Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, termasuk saya," tambahnya.