Pengamat Perpajakan Yustinus Prastowo mengatakan jika kita berdebat tentang keadilan soal pengampunan pajak memang tidak akan ada habisnya, namun yang terpenting adalah bagaimana formulasi legalnya akan mengakomodir itu, misalnya ada reward bagi orang yang taat pajak, Selasa (17/5/2016).
\r\n