KRI dr. Wahidin Sudirohusodo Tiba di Papua Nugini, Bawa Misi Diplomasi dan Layanan Kesehatan

27 October 2026 10:53

Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Port Visit 2024 yang menumpangi kapal bantu rumah sakit KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 resmi bersandar di Pelabuhan Port Moresby, Papua Nugini. Persinggahan ini merupakan negara keempat dalam rangkaian misi diplomasi maritim Indonesia di kawasan Pasifik Selatan.

Setibanya di pelabuhan, delegasi Indonesia disambut langsung oleh Sekretaris Kementerian Kesehatan Papua Nugini, Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Papua Nugini (PNGDF), Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Okto Dorinus Manik, serta Atase Pertahanan RI. Para pejabat setempat juga diajak berkeliling (tour ship) meninjau fasilitas medis modern di atas kapal.

Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, Okto Dorinus Manik, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pelayaran KRI dr. Wahidin Sudirohusodo hingga tiba di tujuan.

"Kita bersyukur KRI dr. Wahidin Sudirohusodo tiba dengan selamat di Pelabuhan Port Moresby. Ini adalah tanda bagaimana diplomasi kita di Papua Nugini ini sangat kuat," ujar Okto dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.

Okto menegaskan, antusiasme delegasi Papua Nugini saat meninjau kapal mencerminkan kedekatan emosional kedua bangsa yang terjalin sejak lama.

"Kunjungan para pejabat tinggi dari Kementerian Kesehatan dan Wakil Panglima PNGDF menunjukkan bahwa kita bukan sekadar tetangga, melainkan memiliki ikatan sejarah yang panjang. Kalau kita lihat di daerah perbatasan, antara masyarakat kita masih saling bersaudara. Hubungan kekeluargaan inilah yang menjadi kekhususan bagi kedua negara," tutur Okto.
 


Lebih lanjut, Okto mengungkapkan bahwa misi kemanusiaan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo telah menuai simpati luas dari masyarakat Papua Nugini bahkan sebelum bersandar. Hal itu menyusul aksi cepat prajurit TNI AL menyelamatkan warga Papua Nugini yang terombang-ambing di laut lepas Samudra Pasifik.

"Masyarakat PNG sangat mengapresiasi berita penyelamatan warga mereka yang terapung di perairan tanpa pertolongan. Kapal KRI berhasil menolong dan mengembalikan mereka ke kepulauan asalnya dengan selamat. Sejak perlintasan awal saja misi kemanusiaan kapal ini sudah dinilai sangat berhasil," ungkapnya.

Okto berharap lawatan ini memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kemitraan kedua negara.

"Harapan mereka cukup besar terhadap misi kita selama beberapa hari di sini. Kami mendoakan seluruh agenda berjalan lancar dan sukses. Ke depannya, kita berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut melalui kunjungan berikutnya," imbuh Okto.

Selama empat hari ke depan, Satgas Port Visit 2024 dijadwalkan menggelar pelayanan kesehatan cuma-cuma serta bakti sosial bagi masyarakat di Port Moresby.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X