Dokumen Wajib Dibawa, Ini Imbauan PPIH untuk Jemaah Calon Haji Indonesia

Mahmud Fauzi • 21 April 2026 11:38

Madinah: Jelang kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH Arab Saudi) terus mematangkan berbagai persiapan. Salah satunya dengan memberikan imbauan kepada jemaah agar memastikan dokumen perjalanan lengkap dan mudah dijangkau saat tiba di bandara.

Kepala Daerah Kerja (Kedaker) Madinah, Khalilurrahman, menegaskan pentingnya kesiapan dokumen guna memperlancar proses kedatangan, khususnya saat pemeriksaan imigrasi.
 



“Jamaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi, khususnya ke Madinah sebagai gerbang pertama, kami imbau agar dokumen-dokumen keberangkatan seperti paspor tidak sampai tertinggal,” ujar Khalilurrahman.

Ia menambahkan, selain paspor, jemaah juga diminta membawa kartu identitas haji (nusuk) yang telah diberikan di embarkasi, serta memastikan seluruh dokumen disimpan di tempat yang aman namun mudah diambil saat dibutuhkan petugas.

“Termasuk juga kartu nusuk yang sudah diberikan di embarkasi agar dibawa. Jika jamaah memiliki riwayat penyakit dan membawa obat, agar juga dibawa dan tidak tertinggal,” kata Khalilurrahman, menambahkan.

Selain dokumen, Khalilurrahman juga mengingatkan jemaah untuk mempersiapkan kebutuhan pribadi mengingat kondisi cuaca di Madinah yang mulai panas.

“Karena cuaca di Madinah juga mulai panas, jamaah diimbau membawa kebutuhan seperti payung serta minuman yang cukup selama berada di Madinah,” katanya.

PPIH berharap, dengan kesiapan dokumen dan perlengkapan pribadi, proses kedatangan jemaah di bandara dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan tanpa kendala.

Untuk diketahui, kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada 22 April 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)