16 July 2026 11:23
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta antisipasi ancaman kekeringan tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aktivitas titik panas (hotspot) dan kejadian kebakaran lahan di wilayah tersebut.
Dikutip dari Headline News Metro TV, Kamis, 16 Juli 2026, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kotim, terhitung sejak awal Januari hingga 14 Juli 2026, tercatat sebanyak 372 titik panas telah terdeteksi di berbagai titik di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dari jumlah tersebut, tercatat luasan lahan yang terbakar dan telah berhasil ditangani oleh tim gabungan mencapai 145 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa eskalasi kebakaran menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama memasuki bulan Juli.
"Titik api fluktuatif. Kemarin sempat terjadi 36 titik. Terus ini turun, sudah 300-an lebih sejak Januari. Kalau Juli sendiri saja sudah 115 (titik panas)," ujar Multazam.