12 January 2026 23:38
Banjir yang merendam Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo (Tol Bandara) arah Bandara Soekarno-Hatta belum menunjukkan tanda-tanda surut hingga Senin 12 Januari 2026 malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 20.00 WIB, ketinggian air masih berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Titik genangan terparah berada di ruas Gerbang Tol Cengkareng 2, off-ramp Rawa Bokor, hingga KM 31+500.
Meski pihak Jasa Marga dan Kementerian PUPR dilaporkan telah mengerahkan pompa-pompa mobile untuk menyedot air. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi teknis di lapangan.
Air dilaporkan sulit dibuang karena kontur jalan di titik ini berupa cekungan. Selain itu, debit air kali di sekitar pemukiman warga juga sedang tinggi, sehingga pembuangan air dari badan jalan tidak berjalan optimal.
Ekor Kemacetan Panjang
Imbas dari genangan ini, arus lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta tersendat parah. Meskipun empat lajur jalan sebenarnya masih bisa dilintasi, pengemudi terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka secara ekstrem saat membelah banjir.
Hal ini menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang hingga wilayah Jakarta Utara. Namun, selepas titik banjir di KM 31+500, arus lalu lintas menuju terminal bandara dilaporkan lancar.
Bagi masyarakat yang mengejar jadwal penerbangan malam ini, diimbau untuk segera mencari jalur alternatif.
Salah satu rute yang disarankan adalah melalui Tol JORR 2 Ruas Kunciran. Jalur ini relatif lebih aman dari genangan dibandingkan Tol Sedyatmo. Pengendara juga diminta memperhitungkan estimasi waktu tempuh lebih lama agar tidak tertinggal pesawat.