Karhutla Lahap 30 Hektare Tahura Sultan Thaha Jambi

8 September 2026 19:48

Batanghari: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas dan melahap sekitar 30 hektare kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin Jambi di Kabupaten Batanghari. Kobaran api telah membara selama kurang lebih 12 hari dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Terlihat dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 8 September 2026, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat setempat dikerahkan secara masif ke lokasi untuk mengendalikan pergerakan api.

Tantangan Utama Pemadaman

  1. Kabut Asap Pekat: Asap tebal yang menyelimuti area Tahura menyulitkan helikopter water bombing dalam mendeteksi kepala api dari udara.
  2. Akses Medan: Lokasi perbukitan dengan jalur tanah yang terjal menyulitkan pergerakan personel dan armada. Ketersediaan sumber air di sekitar titik kebakaran juga sangat minim.
  3. Kondisi Angin Kencang: Hembusan angin yang kuat membuat titik-titik api cepat merembet ke area lahan kering lainnya.

Guna membantu proses pendinginan darat, tim mengerahkan berbagai armada pendukung, termasuk dua unit truk pemadam milik TNI Angkatan Darat berkapasitas masing-masing 4.000 liter air. Selain penyiraman udara (water bombing), operasi modifikasi cuaca (OMC) turut disiagakan untuk memicu hujan buatan di wilayah terdampak.

Petugas gabungan terus berjibaku di lapangan guna mencegah meluasnya karhutla yang mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat Jambi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X