29 March 2026 16:44
Seminar nasional (semnas) yang digelar Pinter Hukum bertajuk Independensi Partai Politik: Penguatan Soliditas Internal dan Mitigasi Intervensi Eksternal yang digelar di Perpustakaan Nasional dihadiri oleh Pengamat Politik, Adi Prayitno.
Ia menyampaikan bahwa partai politik yang sehat dan kuat harus dibangun di atas sistem meritokrasi, bukan melalui rekrutmen instan tanpa dasar yang jelas. Praktik merekrut figur yang tidak memiliki rekam jejak yang jelas di partai dan tiba-tiba menduduki posisi strategis seperti ketua umum merupakan gejala yang tidak sehat bagi demokrasi internal partai.
“Tidak boleh partai politik itu dengan niat apa pun, ujung-ujungnya merekrut dan mengader orang yang nggak jelas, nggak ada angin nggak ada hujan, tiba-tiba dia disusup untuk memimpin partai. Nggak ada tuh yang kayak gitu, itu nggak sehat. Banyak fenomena-fenomenanya, itu yang saya sebut ini merusak demokrasi dalam partai politik.” kata Pengamat Politik, Adi Prayitno, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 29 Maret 2026.
| Baca juga: Ruang Dialog Publik Jadi Tanda Demokrasi |