Pesona Pulau Tidung Kecil, Surga Tersembunyi di Kepulauan Seribu

Wijokongko • 2 December 2025 14:12

Jakarta: Pulau Tidung Kecil, yang berada di gugusan Kepulauan Seribu, dikenal sebagai salah satu pusat konservasi biota laut terpenting di wilayah Jakarta. Pulau ini difungsikan khusus untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut, mulai dari terumbu karang, padang lamun, hingga hutan mangrove. 

"Untuk perannya, yang tertuju untuk wisata ke sini, peran kita itu selain wisata edukasi yang kita adakan, yaitu tiga ekosistem, mangrove, lamun dan karang," kata Ubay, Teknisi Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta.

Di lokasi tersebut, berbagai spesies dilindungi dan dibudidayakan termasuk penyu laut, ikan nemo (clownfish), dan kuda laut yang menjadi daya tarik sekaligus simbol keberhasilan program konservasi. Tidak ketinggalan juga adalah museum fosil paus.

"Di sini tertuju untuk wisata itu ada museum fosil ikan paus, ada juga karantina rumah penyu, dan ada juga budidaya ikan nemo. Selain nemo, kita ada juga kuda laut dan ikan mandarin," tambah Ubay.

Laboratorium alam bagi mahasiswa


Selain menjadi rumah bagi beragam biota, Pulau Tidung Kecil juga berperan sebagai laboratorium alam bagi mahasiswa jurusan ilmu kelautan, perikanan, dan biologi. 

"Ada juga pengambilan data-data dari mahasiswa sejumlah universitas jurusan ilmu kelautan perikanan, biologi. Mereka dapat mempelajari teknik budidaya, rehabilitasi habitat, serta metode monitoring ekosistem secara langsung di lapangan," ujar Ubay.

Upaya konservasi di pulau ini turut mendukung pelestarian ekosistem Jakarta, yang rentan terhadap tekanan urbanisasi dan perubahan iklim. Dengan adanya pembibitan mangrove, penangkaran penyu, serta pengelolaan wisata berbasis lingkungan, Pulau Tidung Kecil menjadi contoh nyata bahwa konservasi dan edukasi dapat berjalan beriringan, memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat.

"Tugas khusus kita pengembangan karena semuanya dari ekosistem kita ada produksi dan ada distribusi yang harus direalisasikan dan untuk termasuk biota pun, nemo, kuda laut, dan mandarin itu ada distribusi dan ada harus kita restocking ke alam yang harus kita realisasikan. Karena di alam supaya tidak punah dan untuk penambahan dari pengelolaan Pemda DKI kita," tutup Ubay.


Pembibitan mangrove


Selain menjadi pusat konservasi, Pulau Tidung Kecil juga menawarkan agrowisata yang menarik. Pengunjung dapat melihat pembibitan mangrove, kebun tanaman tropis, hingga area edukasi lingkungan yang ramah wisatawan. Kombinasi antara wisata alam, edukasi, dan konservasi menjadikan Pulau Tidung Kecil sebagai destinasi unggulan untuk belajar sekaligus berlibur.

Dengan keindahan alam dan perannya yang vital dalam pelestarian ekosistem laut Jakarta, Pulau Tidung Kecil layak menjadi pilihan utama bagi wisatawan, peneliti, dan pecinta lingkungan yang ingin merasakan pengalaman wisata berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)