Pemerintah Pastikan Kasus Bocah di NTT Tak Terulang Kembali

5 February 2026 09:35

Pemerintah merespons kasus meninggalnya siswa berusia 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tidak mampu membeli alat tulis. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebutkan pemberita telah berkoordinasi untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Kami telah berkoordinasi dengan jajaran terkait karena bagi kami, bagi kita semua ini adalah kejadian yang seharusnya tidak boleh terjadi. Oleh karena itulah Bapak Presiden menaruh atensi dan melalui kami meminta kami untuk berkoordinasi supaya ke depan hal-hal yang semacam ini dapat kita antisipasi," kata dia dikutip dari Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 5 Februari 2026.

"Mungkin juga kalau kemarin Bapak Presiden menggugah kita semua berkenaan dengan masalah kebersihan, kerapian, dan sebagainya, maka dengan kejadian ini juga menjadi pembelajaran bagi kita memang barangkali kita harus meningkatkan kepedulian sosial di antara kita semua dari setiap level tingkatan," sambungnya.
 



Ia memaparkan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial telah berkoordinasi agar mencegah kasus serupa terulang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri, kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Sosial untuk melakukan penanganan-penanganan terhadap keluarga dan terutama memikirkan supaya kejadian ini tidak terulang kembali," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)