Trump Pertimbangkan Minta Negara Arab Tanggung Biaya Agresi ke Iran

1 April 2026 20:29

Gedung Putih melontarkan wacana kontroversial terkait pendanaan operasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Presiden Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk meminta negara-negara Arab menanggung biaya agresi militer yang ditujukan kepada Republik Islam Iran.

Langkah ini dinilai sebagai kelanjutan dari gaya diplomasi transaksional Trump, di mana Amerika Serikat berupaya memindahkan beban finansial operasi militer kepada mitra-mitra regionalnya di kawasan Teluk.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengakui bahwa ide meminta mitra Arab membiayai operasi militer AS bukanlah hal baru di internal pemerintahan. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan tersebut berpotensi segera diimplementasikan dalam rangkaian agresi AS dan Zionis terhadap Iran.
 

Baca juga:
Sering Tidak Konsisten, Pengamat Ragukan Janji Trump Akhiri Perang Iran

Saat dikonfirmasi mengenai siapa yang akan memikul beban finansial perang ini, Leavitt mengonfirmasi ketertarikan Presiden Trump terhadap skema pendanaan tersebut.

"Saya rasa itu adalah sesuatu yang akan sangat diminati oleh Presiden untuk meminta mereka (negara Arab) melakukannya. Saya tidak ingin mendahului beliau, tetapi ini adalah sebuah gagasan yang saya tahu beliau pikirkan, sesuatu yang akan Anda dengar lebih lanjut dari beliau," ujar Karoline Leavitt.

Di samping isu pendanaan, muncul kekhawatiran mengenai legalitas pengerahan pasukan ke wilayah konflik. Leavitt menolak memberikan jawaban tegas saat ditanya apakah Trump akan meminta persetujuan Kongres Amerika Serikat sebelum mengirimkan personel militer ke Iran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)