Warga Riyadh Tetap Berburu Kurma di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok

19 February 2026 13:48

Riyadh: Memasuki hari pertama Ramadan 2026, warga di Riyadh, Arab Saudi, mulai memadati pasar tradisional untuk berbelanja kebutuhan pangan. Kurma menjadi salah satu primadona yang kerap dicari warga sebagai hidangan utama untuk berbuka puasa. 

Di tengah tren kenaikan harga bahan pokok, antusiasme warga Riyadh untuk menyiapkan hidangan buka puasa tetap tinggi. Seperti halnya di salah satu pasar tradisional Riyadh, para pedagang tampak memenuhi keranjang mereka dengan aneka pilihan buah dan sayur segar. Mereka siap menyambut lonjakan pembeli selama bulan suci ini. 

Salah satu pemilik toko mengungkapkan bahwa buah-buahan seperti jeruk, lemon, mangga, hingga alpukat menjadi incaran di tokonya karena banyak dicari warga untuk diolah menjadi minuman dingin saat berbuka.
 

Baca Juga: Sambut Ramadan, Pedagang Kurma di Tanah Abang Banjir Pembeli

Sebagaimana yang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW., tradisi berbuka puasa yang kental di Arab Saudi adalah dengan tegukan air dan beberapa butir kurma. Di bulan Ramadan ini, pedagang kurma juga mengalami lonjakan permintaan dan konsumsi masyarakat hingga dua kali lipat dibandingkan bulan-buan biasa. 

"Antusiasme warga setiap tahunnya tetap sama dan permintaan pun tetap stabil. Pasar kurma secara alami menjadi lebih hidup selama Ramadan, karena kurma adalah bagian inti dari menu berbuka puasa. Di bulan Ramadan ini, permintaan dan konsumsi melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasanya," ungkap Pemilik Toko Kurma, Saleh Alahmari, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Kamis, 19 Februari 2026. 

Momentum Ramadan dimanfaatkan warga untuk menyajikan hidangan terbaik bagi keluarga sekaligus mempererat kebersamaan. Tak hanya itu, mereka juga berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah melalui salat berjamaah dan tadarus bersama.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)