NEWSTICKER

Gunakan Zat Pelarut Pemicu Gagal Ginjal Akut Anak, 3 Perusahaan Farmasi Dipidanakan

31 October 2022 15:23

Ada satu lagi perusahaan farmasi yang menggunakaan Etilen glikol (EG) dan Dietilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung pidanakan temuan penggunaan dua zat kimia pemicu gagal ginjal akut anak. 

Maka ada tiga perusahaan farmasi yang dipidanakan, terbaru adalah PT Afi Pharma. Sedangkan dua sebelumnya yang tak memenuhi standar atau khasiat mutu untuk memproduksi obat sirup adalah PT Yarindo Farmatama dan Universal Pharmaceutical 

"Kami menemukan produk obat sirup paracetamol drop dan paracetamol syrup rasa peppermint produksi PT Afi Pharma. Berdasar pengujiannya kandungan dari produk dan bahan baku sudah menunjukkan kandungan EG dan DEG melebihi ambang batas," ungkap Kepala BPOM Penny K Lukito, Senin (31/10/2022).

Hasil investigasi yang dilakukan BPOM menemukan fakta PT Yarindo Farmatama telah mengubah kadar bahan baku dengan bahan yang tercemar tersebut melampaui batas aman. Perubahan tersebut tidak dilaporkan ke BPOM dan tidak melakukan kualifikasi pemasok bahan baku obat juga tidak melakukan pengujian sendiri pada bahan baku yang digunakan.

Hingga saat ini BPOM telah meneliti kandungan 102 obat sirop yang diduga mengandung EG dan DEG  sebagai zat pelarut. Setiap temuan dugaan pidana diserahkan sepenuhnya oleh BPOM kepada Bareskrim Polri.