5 December 2022 20:08
Sebagian pengungsi erupsi Gunung Semeru di Balai Desa Penanggal telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, khususnya bagi mereka yang tinggal di hunian tetap. Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyatakan hunian tetap korban erupsi Semeru berada di lokasi yang aman, meski sempat ada hujan abu yang membuat masyarakat khawatir.
"Keadaan sekarang itu ada dua kategori. Satu, mereka yang tidak diperkenankan untuk kembali dulu. Kedua, mereka yang diperkenankan. Kategori pertama itu yang terdampak langsung," jelas Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Senin (5/12/2022).
Sebelumnya, terdapat 82 Kepala Keluarga yang mengungsi di Balai Desa Penanggal. Hingga Senin (5/12/2022), hanya tersisa beberapa orang yang masih bertahan di pengungsian.
Pemkab Lumajang pun memastikan seluruh kebutuh para pengungsi telah terpenuhi. Selain fokus menangani pengungsi, Pemkab Lumajang juga fokus mengantisipasi terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru. Intensitas hujan yang tinggi membuat risiko banjir lahar dingin semakin tinggi.
"Kalau APG (awan panas guguran) ini semakin numpuk materialnya, ada hujan, lahar yang akan terjadi," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq.