21 November 2022 20:28
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) akan merampingkan bisnisnya dengan mengurangi jumlah karyawan atau melakukan PHK. Perampingan bisnis yang dilakukan merupakan bentuk transformasi Jasindo untuk menjawab tantangan bisnis asuransi di masa mendatang.
Direktur Utama Jasindo Andi Samuel mengatakan ada tiga poin yang menjadi fokus perusahaan dalam bertransformasi, yaitu sumber daya manusia, model bisnis, dan digitalisasi.
Soal SDM, Andi mengaku bakal mencetak SDM sebagai enabler yang menjembatani korporasi dengan produk asuransi yang sesuai dengan profil risiko nasabah. Saat ini kompetensi SDM di Jasindo mayoritas fokus di back office ketimbang bisnis sehingga komposisi itu perlu dibalik.