NEWSTICKER

Gubernur Anies Minta Penggantinya Tambah Sumur Resapan, Pengamat: Perlu Dievaluasi

23 September 2022 15:39

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta agar penggantinya kelak menambah jumlah dan sebaran lokasi sumur resapan untuk menanggulangi banjir. Tetapi selama ini sumur-sumur resapan yang ada dinilai tidak efektif menanggulangi banjir di lokasi bersangkutan.

Program sumur resapan yang dibangun Pemprov DKI Jakarta menuai polemik karena dianggap tidak efektif dalam mengatasi banjir. Pembangunannya tidak memiliki perencanaan matang karena lokasi penempatannya seperti di badan jalan, di atas trotoar dan sekitar kali.

"Sumur resapan ini perlu dievaluasi, tidak akan efektif mengurangi genangan-genangan lokal, baik itu di jalan maupun lahan-lahan di sekitarnya," ujar pengamat tata kota, Nirwono Yoga, kepada Metro TV, Jumat (23/9/2022).

Menurutnya sistem resapan air vertikal hanya dapat digunakan di area-area mikro seperti halaman rumah, lapangan olahraga atau parkiran kendaraan. Bukan pemukiman seperti selama ini berlangsung.

Dinas Sumber Daya Air (SDA)  DKI Jakarta mencatat bahwa sepanjang 2020 hingga 2021 telah dibangun lebih dari 20 ribu sumur resapan dalam berbagai jenis. Kelanjutan proyek ini telah disahkan dalam Pergub 25/2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah DKI Jakarta 2023-2026.