Tim Solidarity for Humanity Jhonlin Group kembali melakukan pembukaan akses jalan di Provinsi Aceh. Kali ini tim bekerja di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kondisinya sempat terisolir akibat bancana Sumatra pada akhir November 2025.
Tim relawan Solidarity for Humanity Jhonlin Group kembali melakukan pembukaan akses jalan di Provinsi Aceh sebagai bantuan untuk pemulihan pascabencana. Tim kembali bergerak cepat memulihkan akses di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang terputus total akibat bencana Sumatra pada 26 November lalu.
Kehadiran alat berat milik Jhonlin Group menjadi kunci terbukanya kembali jalur vital yang sebelumnya tertutup lumpur, dan tumpukan kayu gelondongan. Kampung tersebut sempat terisolasi dari distribusi bantuan.
Kampung Sekumur tercatat sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah dalam bencana Sumatra. Dari sekitar 276 rumah warga, hanya tersisa delapan unit dengan kondisi rusak berat, sementara sisanya hancur tersapu arus.
"Hampir 300 rumah yang tersisa kurang lebih sekitar delapan rumah saja, selebihnya habis tersapu oleh banjir bandang," kata Kapten Tim Rescue Jhonlin Group, Rahmatullah, dikutip dari tayangan
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 16 Februari 2026.
Akses jalan yang tertimbun lumpur dan kayu besar membuat warga kesulitan keluar masuk kampung, sekaligus menghambat kedatangan bantuan kemanusiaan.
"Keterlambatan bantuan dikerenakan akses yang sangat sulit dan lumayan jauh dari ibu kota/kabupaten, ditambah dengan yang namanya kesulitan-kesulitan pengiriman alat berat dikarenakan ada beberapa tempat jalan utama itu mengalami longsor." ucap Rahmatullah.
Terbukanya akses jalan diharapkan mempercepat pemulihan kehidupan warga, serta penyaluran bantuan lanjutan pascabencana. Ini adalah bentuk nyata dari Jhonlin Group untuk membantu sesama warga negara yang sedang mengalami duka akibat
bencana.