Pabrik Plastik di Gunung Putri Terbakar, Diduga Akibat Sambaran Petir

29 March 2026 23:09

Kebakaran hebat melanda fasilitas produksi milik PT Cahaya Dinamika Persada di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 29 Maret 2026. Hingga malam ini, petugas pemadam kebakaran masih berjaga di lokasi untuk memastikan proses pendinginan berjalan tuntas.

Api pertama kali disadari oleh petugas keamanan sekitar pukul 16.00 WIB. Titik api dilaporkan muncul di lantai dua gedung utama pabrik yang memproduksi cup plastik, gelas, dan terpal tersebut. Karena material yang didominasi bahan plastik, api dengan cepat menyebar dan melalap satu bangunan utama.

Proses pemadaman sempat terkendala akses masuk lantaran lokasi pabrik yang berada di tengah himpunan perumahan dan kompleks warga. Namun, koordinasi cepat antara petugas berhasil mengamankan jalur evakuasi dan masuknya armada. Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dibantu personel Brimob dikerahkan ke lokasi.

Kondisi api saat ini sudah padam secara signifikan. Petugas kini fokus pada proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sambaran api yang menyebar ke gedung-gedung lain di area pabrik.

Dugaan Sementara: Sambaran Petir

Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka. Meskipun terdapat tujuh pekerja yang tengah bertugas saat kebakaran terjadi, seluruhnya dilaporkan berhasil menyelamatkan diri. Api juga dipastikan tidak merambat ke pemukiman atau pertokoan warga yang berada di sekitar area pabrik.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan saksi mata dan petugas keamanan di lokasi, muncul dugaan kuat bahwa api dipicu oleh sambaran petir yang mengenai pohon bambu, lalu jatuh di atas bangunan dan mengenai bahan baku yang mudah terbakar.

Pihak kepolisian baru akan memulai proses investigasi mendalam dan olah TKP setelah area dinyatakan sepenuhnya aman dan proses pendinginan selesai dilakukan oleh tim pemadam kebakaran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)