Terminal Syib Amir Mulai Padat Jelang Armuzna, Jemaah Diimbau Kurangi Aktivitas

Mahmud Fauzi • 19 May 2026 16:40

Jakarta: Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), aktivitas di Terminal Syib Amir, Makkah mulai mengalami lonjakan signifikan. Terminal yang menjadi salah satu titik utama mobilitas jemaah Indonesia menuju Masjidil Haram itu kini dipadati ribuan jemaah setiap harinya.

Kepadatan terjadi seiring hampir seluruh jemaah haji Indonesia gelombang pertama dan kedua telah tiba di Kota Makkah.

Kepala Pos Terminal Syib Amir, AKP Iswan Brandes mengatakan saat ini kondisi terminal cukup padat karena menjadi pusat pergerakan jemaah dari berbagai sektor pemondokan.
 



“Jemaah haji yang sudah datang ke Makkah kurang lebih sudah 90 persen. Muara terbesar memang di Terminal Syib Amir dengan lebih dari 100 ribu jemaah,” ujar Iswan.

Menurutnya, puncak kepadatan biasanya terjadi menjelang dan setelah waktu salat, khususnya Zuhur dan Isya. Situasi tersebut membuat petugas harus melakukan berbagai penyesuaian di lapangan untuk mengurai antrean jemaah.

“Puncak kepadatan terjadi di waktu Zuhur dan Isya. Kami terus berkoordinasi dengan pihak syarikah untuk menambah akses pintu dan memperkuat pengawasan,” kata Iswan.

Petugas Tambah Pengamanan dan Pengawasan

Untuk mengantisipasi lonjakan jemaah menjelang Armuzna, petugas memperkuat pengamanan dan pengaturan arus kendaraan di terminal. Personel tambahan juga disiagakan pada jam-jam sibuk, terutama saat arus kepulangan jemaah dari Masjidil Haram.

Selain itu, koordinasi dengan pihak syarikah terus dilakukan guna memastikan perputaran armada bus tetap berjalan lancar di tengah tingginya mobilitas jemaah.

Di sisi lain, cuaca panas ekstrem di Kota Makkah juga menjadi perhatian petugas. Suhu udara yang mencapai 47 derajat Celsius dinilai dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah menjelang puncak ibadah haji.
 

“Kami mengimbau jemaah agar lebih fokus beribadah di hotel atau musala dekat pemondokan untuk menjaga kondisi fisik, karena cuaca saat ini sangat panas,” ujar Iswan.

PPIH Arab Saudi memastikan penguatan layanan terus dilakukan di berbagai titik untuk mendukung kelancaran mobilitas jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)